Peresmian Ruas Tol Trans Sumatera - Lampung memberi keuntungan untuk Perusahaan Cargo


Pembangunan ruas Tol Trans Sumatera merupakan ruas jalan yang terbesar – Pematang Panggang - Kayu Agung di gerbang tol KM 240 akhirnya di resmikan oleh Presiden Joko Widodo pada hari jumat, 15 November 2019. Ruas tol Pematang Panggang sampai Kayu Agung sepanjang 189 kilometer, merupakan jalan tol yang terpanjang diresmikan oleh Pak Jokowi. Pembangunan jalan tol ini memiliki banyak arti dan sangat bermanfaat untuk menciptakan pertumbuhan-pertumbuhan ekonomi baru dan menciptakan perbaikan pada tingkat pengiriman atau logistic menjadi lebih baik.

Kehadiran jalan tol akan dapat memberikan kemudahan serta fasilitas yang baik untuk para produksi seperti perikanan, perkebunan, pertanian ataupun kawasan industri lainnya dan tercipta hal baru dalam perdagangan di Pulau Sumatera, sehingga mempengaruhi dalam biaya logistik serta meningkatkan daya saing dalam produk lokal. 


Setelah dibukannya jalur tol tersebut memudahkan jasa logistik seperti Sentral Cargo dalam mendistribusikan pengiriman barangnya, sehingga Sentral Cargo melakukan penurunan harga pada tarif pengiriman dari Jakarta ke Palembang dengan harga Rp 2.500/Kg. Dengan adanya penurunan harga ini untuk menarik pelanggan juga menjadi memudahkan pelanggan dalam pengiriman distribusinya ke daerah Sumatera, juga menjadi salah satu bentuk service terbaik dalam jasa pengiriman yang melihat bahwa diberikan kemudahan setelah di bangunnya akses ruas tol trans Sumatera. Berita penurunan harga ini telah di resmikan pada tanggal 18 November 2019, semoga dapat bermanfaat kepada pelanggan setianya Sentral Cargo dalam mendistribusikan barang-barangnya menjadi lebih cepat sampai dengan biaya yang sangat murah. Ini merupakan service logostik yang cepat dengan harga ekonomis dengan service yang terbaik.

Pembangunan ruas jalan tol trans Sumatera ini berkaitan dengan keadilan atau kesejahteraan social untuk seluruh rakyat Indonesia. Dengan adanya pembangunan jalan tol yang tersebar, tidak hanya di pulau Jawa saja, dimana nantinya dari Lampung hingga menuju NAD yang di perkirakan pembangunan 2024 sekitar 2.700 kilometer, pembebasan tanah di daerah tersebut sudah mencapai 52%. Sehingga nanti di harapkan seluruh rakyat Indonesia nanti bisa menikmati lintas tersebut, mobilitas jasa, serta menjadi cepat.

Comments